Sebelumnya nama saya Dessy Pratiwi, 705140046. Saya sekarang kuliah di Universitas Tarumanagara, fakultas Psikologi. Blog ini akan saya gunakan untuk meringkas materi-materi pembelajaran pada blok 2 sebagai tugas yang telah diberikan. Berikut adalah materi pertama:
PENGANTAR FILSAFAT
Pengertian Filsafat
- Etimologi
‘filsafat’: bhs Yunani ‘φιλοσοφια’ (philosophia), kata majemuk
dari φιλοσ (philos) artinya kekasih/sahabat,
dan σοφια (sophia) artinya kebijaksanaan/kearifan/
pengetahuan. Secara harafiah philosophia
berarti mencintai kebijaksanaan/sahabat
pengetahuan.
Definisi Filsafat
- Filsuf
Pra-Sokratik:
Filsafat adalah ilmu yang berupaya memahami hakikat (arkhe/asal
mula) alam dan realitas dengan mengandalkan akal budi.
- Plato:
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang berusaha meraih kebenaran asli dan murni.
- Aristoteles:
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang senantiasa mencari prinsip dan penyebab
realitas yang ada.
- Rene
Descartes,
Filsuf Prancis: Filsafat adalah himpunan dari segala pengetahuan yang pangkal penyelidikannya ialah Tuhan, alam
dan manusia.
- William
James,
filsuf Amerika: Filsafat adalah suatu upaya luar biasa hebat untuk berpikir
yang jelas dan terang.
Asal Mula Filsafat
4 hal yang melahirkan filsafat
- kekaguman/keheranan : wAristoteles
(Metafisika):
Karena kekaguman manusia mulai berfilsafat.
wKekaguman
punya dua hal penting: ada yang kagum dan sesuatu yang mengagumkan.
wSubjek
kekaguman: manusia, Objeknya: segala sesuatu yang ada.
wI.
Kant: kagum dengan bintang di langit dan hukum moral dalam hatinya (coelum stellatum supra me, lex moralis intra me)
- ketidakpuasan : wSebelum
filsafat lahir, mitos berperanan besar.
wKeterangan
mitos tidak memuaskan manusia.
wRatio
meninggalkan mitos, dan lahirlah filsafat yang mencakup seluruh ilmu
pengetahuan.
- hasrat bertanya: wKekaguman
melahirkan pertanyaan tak kunjung habis.
wPertanyaan
membuat manusia melakukan pengamatan.
wPertanyaan
mengarah pada dasar
dan hakikatnya,
yang menjadi ciri khas filsafat.
- keraguan (aporia) : wManusia
bertanya karena masih meragukan kebenaran dari apa yang diketahuinya.
wKeraguan
merangsang manusia untuk selalu bertanya, yang kemudian menggiring manusia
berfilsafat.
Sifat Dasar Filsafat
- Berpikir
radikal:
berpikir mendalam utk mencapai akar permasalahan dan memperjelas realitas.
- Mencari
asas:
berupaya menemukan asas paling hakiki dr segala sesuatu.
- Memburu
kebenaran:
bisa dipersoalkan kembali demi meraih kebenaran yang lebih pasti.
- Mencari
kejelasan:
utk menghilangkan keraguan, guna meraih kejelasan intelektual (Geisler,
Feinberg).
- Berpikir
rasional:
dengan ciri-ciri logis, sistematis dan kritis.
Peranan Filsafat
- Pendobrak:
Filsafat mendobrak pintu tradisi yang sakral dan tak bisa diganggu gugat.
- Pembebas:
Filsafat membebaskan manusia dari cara pikir mitis dan mistis.
- Pembimbing:
Filsafat membimbing manusia berpikir secara sistematis dan logis.
Kegunaan Filsafat
- Bagi
ilmu pengetahuan:
Filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan (mater
scientiarum)
telah melahirkan, merawat dan mendewasakan ilmu pengetahuan.
- Bagi
kehidupan praktis:
filsafat membantu manusia memahami apa arti, misalnya, nilai keindahan dalam arsitektur.
3 Jenis Abstraksi
Tahap 1: Fisika (physos, alam)
Tahap 2: Matesis (matematika, pengetahuan, ilmu)
Tahap 3: Teologi (filsafat pertama)
Cabang-Cabang Filsafat
A. Filsafat tentang Pengetahuan
1. Epistomologi : pernyataan-pernyataan tentang kemungkinan pengetahuan, batas-batas pengetahuan, asal dan jenis jenis pengetahuan.
2. Logika : menyelidiki kesehatan cara berpikir, aturan-aturan mana yang harus dihormati supaya pernyataan-pernyataan sah.
3. Kritik ilmu-ilmu : - ilmu-ilmu formal (matematika dan logika)
- ilmu-ilmu empiris formal (ilmu alam dan ilmu hayat)
- ilmu-ilmu hermeneutis (sejarah dan ekonomi)
B. Filsafat tentang Keseluruhan Kenyataan
1. Metafisika Umum (Ontologi) : filsafat menyelidiki seluruh kenyataan
2. Metafisika Khusus : dibagi menjadi 3:
- Teologi : teologi metafisik berhubungan erat dengan ontologi dalam teologi metafisik diselidiki apa yang dapat dikatakan tentang adanya Tuhan, terlepas dari agama dan wahyu.
- Antropologi : cabang filsafat yang berbicara tentang manusia
- Kosmologi : filsafat alam berbicara tentang dunia.
C. Filsafat Tentang Tindakan
1. Etika : filsafat moral adalah cabang filsafat yang berbicara tentang praksis manusiawi atau tentang tindakan.
2. Estetika : cabang filsafat yang berbicara tentang keindahan.
SEJARAH FILSAFAT
YUNANI
YUNANI
Asal Usul Kata 'filsafat' dan 'filsuf'
- Asal
kata ‘filsafat’ dan ‘filsuf’: bhs Yunani ‘philosophia’ dan ‘philosophos’ yang
berarti ‘pecinta kebijaksanaan’.
- Menurut
tradisi kata itu pertama kali digunakan oleh Pythagoras (abad 6 SM).
- Dialog
Plato Phaidros:
Orang bijaksana cocok untuk Dewa, sementara untuk manusia lebih cocok ‘pecinta
kebijaksanaan’, krn pemilik kebijaksanaan melampaui kemampuan insani.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhhi Lahirnya Filsafat
Tiga faktor mempersiapkan lahirnya filsafat:
1.Keberadaan mitologi: melalui mitos manusia mencari keterangan ttg asal usul alam semesta dan kejadian dunia. Ada mitos kosmogonis (asal usul alam) dan mitos kosmologis (sifat kejadian alam semesta)
2.Kesusastraan Yunani berupa amsal, teka-teki, dongeng digunakan sebagai buku pendidikan rakyat. Rakyat gemar puisi yang punya nilai edukatif.
3.Pengaruh ilmu pengetahuan dari Timur Kuno seperti Mesir dan Babilonia dalam astronomi, geometri.
Peranan 'Logos' Dalam Kelahiran Filsafat
- Mitologi Yunani berusaha menjawab persoalan alam semesta.
- Sejak abad 6 SM orang mulai mencari jawaban rasional ttg alam semesta.
- Logos (akal budi, rasio, tuturan, bahasa) mengganti Mythos.
- Kelahiran filsafat merupakan pergumulan panjang antara mythos dan logos.
- Filsafat lahir saat logos mengalahkan mythos. Namun, ‘filsafat’ dimaksud baik filsafat dan ilmu pengetahuan, krn ‘filsafat’ = pandangan rasional ttg segala-galanya.
- Berangsur-angsur ilmu pengetahuan melepaskan diri dari ‘filsafat’, agar memperoleh otonomi.
Kaitan Sifat Bangsa Yunani dengan Kelahiran Filsafat
1. Segi geografis: Daratan Yunani terdiri dari pegunungan gundul, maka mereka berusaha merantau. Perantauan bukanlah daerah jajahan, dan bukan negara persatuan, tapi punya otonomi lengkap.
2. Segi sosial politik: Bgs Yunani selalu merasa diri lain dari bangsa lain/asing (barbaros).
- Faktor penentu perbedaan bgs Yunani dg bgs lain ialah kemerdekaan, artinya orang Yunani tidak hidup di bawah pemerintahan dg kuasa mutlak.
- Org Yunani berlainan dengan bgs asing, krn ia hidup dalam polis (= negara kecil, negara kota, rakyat yang hidup di dalamnya).
- Polis sbg lembaga politik: pusat segala aktivitas ekonomi, sosial, politik, religius, dg ciri sbb: otonomi, swasembada, kemerdekaan politik.
- Polis sbg latar belakang timbulnya filsafat
3 ciri polis yang menciptakan iklim kelahiran filsafat:
(a)Dlm polis, logos mendapat kedudukan istimewa;
(b)Suasana umum yang terbuka menandai kehidupan sosial di Yunani,
(c)Pengorganisasian polis membuat semua warga sederajat: Tiap warga polis ambil bagian dalam urusan
negara.
3. Segi kultural: bgs pencipta filsafat dan ilmu pengetahuan, juga menghasilkan kesenian yang mengagumkan.Bahasa Yunani bisa mengungkapkan suatu rationalitas tertentu, cocok mengekspresikan pikiran dengan seksama dan jelas.
Sejarah Filsafat Yunani dan Kelahiran Filsafat
- Pemikiran Yunani merupakan batu bangunan untuk kultur modern. Tdk ada kultur modern tanpa peranan
ilmu dan tekhnologi.
- Pemikiran ilmiah adalah temuan Yunani.
- Filsafat Yunani kuno punya posisi istimewa karena disitu ditemukan kelahiran filsafat. Belajar filsafat Yunani
berarti menyaksikan kelahiran filsafat.
- Ilmu sejarah mengalami kesulitan thdp filsafat Yunani kuno, krn kurangnya sumber tertulis pemikiran filsuf.
"SEKIAN"
Faktor-Faktor yang Mempengaruhhi Lahirnya Filsafat
Tiga faktor mempersiapkan lahirnya filsafat:
1.Keberadaan mitologi: melalui mitos manusia mencari keterangan ttg asal usul alam semesta dan kejadian dunia. Ada mitos kosmogonis (asal usul alam) dan mitos kosmologis (sifat kejadian alam semesta)
2.Kesusastraan Yunani berupa amsal, teka-teki, dongeng digunakan sebagai buku pendidikan rakyat. Rakyat gemar puisi yang punya nilai edukatif.
3.Pengaruh ilmu pengetahuan dari Timur Kuno seperti Mesir dan Babilonia dalam astronomi, geometri.
Peranan 'Logos' Dalam Kelahiran Filsafat
- Mitologi Yunani berusaha menjawab persoalan alam semesta.
- Sejak abad 6 SM orang mulai mencari jawaban rasional ttg alam semesta.
- Logos (akal budi, rasio, tuturan, bahasa) mengganti Mythos.
- Kelahiran filsafat merupakan pergumulan panjang antara mythos dan logos.
- Filsafat lahir saat logos mengalahkan mythos. Namun, ‘filsafat’ dimaksud baik filsafat dan ilmu pengetahuan, krn ‘filsafat’ = pandangan rasional ttg segala-galanya.
- Berangsur-angsur ilmu pengetahuan melepaskan diri dari ‘filsafat’, agar memperoleh otonomi.
Kaitan Sifat Bangsa Yunani dengan Kelahiran Filsafat
1. Segi geografis: Daratan Yunani terdiri dari pegunungan gundul, maka mereka berusaha merantau. Perantauan bukanlah daerah jajahan, dan bukan negara persatuan, tapi punya otonomi lengkap.
2. Segi sosial politik: Bgs Yunani selalu merasa diri lain dari bangsa lain/asing (barbaros).
- Faktor penentu perbedaan bgs Yunani dg bgs lain ialah kemerdekaan, artinya orang Yunani tidak hidup di bawah pemerintahan dg kuasa mutlak.
- Org Yunani berlainan dengan bgs asing, krn ia hidup dalam polis (= negara kecil, negara kota, rakyat yang hidup di dalamnya).
- Polis sbg lembaga politik: pusat segala aktivitas ekonomi, sosial, politik, religius, dg ciri sbb: otonomi, swasembada, kemerdekaan politik.
- Polis sbg latar belakang timbulnya filsafat
3 ciri polis yang menciptakan iklim kelahiran filsafat:
(a)Dlm polis, logos mendapat kedudukan istimewa;
(b)Suasana umum yang terbuka menandai kehidupan sosial di Yunani,
(c)Pengorganisasian polis membuat semua warga sederajat: Tiap warga polis ambil bagian dalam urusan
negara.
3. Segi kultural: bgs pencipta filsafat dan ilmu pengetahuan, juga menghasilkan kesenian yang mengagumkan.Bahasa Yunani bisa mengungkapkan suatu rationalitas tertentu, cocok mengekspresikan pikiran dengan seksama dan jelas.
Sejarah Filsafat Yunani dan Kelahiran Filsafat
- Pemikiran Yunani merupakan batu bangunan untuk kultur modern. Tdk ada kultur modern tanpa peranan
ilmu dan tekhnologi.
- Pemikiran ilmiah adalah temuan Yunani.
- Filsafat Yunani kuno punya posisi istimewa karena disitu ditemukan kelahiran filsafat. Belajar filsafat Yunani
berarti menyaksikan kelahiran filsafat.
- Ilmu sejarah mengalami kesulitan thdp filsafat Yunani kuno, krn kurangnya sumber tertulis pemikiran filsuf.
"SEKIAN"
foto kalian bagus.. tapi agak nabrak sama fontnya.. materinya lengkap 86 ya
BalasHapusMenurut saya sudah bagus. Isinya cukup ringkas namun berbobot. Lebih bagus bila ditambahkan gambar.
BalasHapusTrims. Terus kembangkan, Xien! :)