Music

Selasa, 16 September 2014

Pertemuan 15-9-2014 Blok Filsafat Psikologi UNTAR

         Sebelumnya nama saya Dessy Pratiwi, 705140046. Saya sekarang kuliah di Universitas Tarumanagara, fakultas Psikologi. Blog ini akan saya gunakan untuk meringkas materi-materi pembelajaran pada blok 2 sebagai tugas yang telah diberikan. Berikut adalah materi pertama:

PENGANTAR FILSAFAT
Pengertian Filsafat
- Etimologi ‘filsafat’: bhs Yunani ‘φιλοσοφια’ (philosophia), kata majemuk dari φιλοσ (philos) artinya kekasih/sahabat, dan σοφια (sophia) artinya kebijaksanaan/kearifan/ pengetahuan. Secara harafiah philosophia berarti mencintai kebijaksanaan/sahabat pengetahuan.
Definisi Filsafat
- Filsuf Pra-Sokratik: Filsafat adalah ilmu yang berupaya memahami hakikat (arkhe/asal mula) alam dan                                realitas dengan mengandalkan akal budi.
Plato: Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang berusaha meraih kebenaran asli dan murni.
Aristoteles: Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang senantiasa mencari prinsip dan penyebab realitas yang                 ada.
Rene Descartes, Filsuf Prancis: Filsafat adalah himpunan dari segala pengetahuan yang pangkal                                                             penyelidikannya ialah Tuhan, alam dan manusia.
William James, filsuf Amerika: Filsafat adalah suatu upaya luar biasa hebat untuk berpikir yang jelas dan                                              terang.
Asal Mula Filsafat
4 hal yang melahirkan filsafat
- kekaguman/keheranan :  wAristoteles (Metafisika): Karena kekaguman manusia mulai berfilsafat.
          wKekaguman punya dua hal penting: ada yang kagum dan sesuatu yang                                                  mengagumkan.
          wSubjek kekaguman: manusia, Objeknya: segala sesuatu yang ada.
          wI. Kant: kagum dengan bintang di langit dan hukum moral dalam hatinya (coelum                                  stellatum supra me, lex moralis intra me)

- ketidakpuasan :  wSebelum filsafat lahir, mitos berperanan besar.
       wKeterangan mitos tidak memuaskan manusia.
       wRatio meninggalkan mitos, dan lahirlah filsafat yang mencakup seluruh ilmu pengetahuan.
- hasrat bertanya:  wKekaguman melahirkan pertanyaan tak kunjung habis.
       wPertanyaan membuat manusia melakukan pengamatan.
       wPertanyaan mengarah pada dasar dan hakikatnya, yang menjadi ciri khas filsafat. 
- keraguan (aporia) : wManusia bertanya karena masih meragukan kebenaran dari apa yang diketahuinya.
        wKeraguan merangsang manusia untuk selalu bertanya, yang kemudian menggiring                                  manusia berfilsafat.
Sifat Dasar Filsafat
Berpikir radikal: berpikir mendalam utk mencapai akar permasalahan dan memperjelas realitas.
Mencari asas: berupaya menemukan asas paling hakiki dr segala sesuatu.
Memburu kebenaran: bisa dipersoalkan kembali demi meraih kebenaran yang lebih pasti.
Mencari kejelasan: utk menghilangkan keraguan, guna meraih kejelasan intelektual (Geisler, Feinberg).
Berpikir rasional: dengan ciri-ciri logis, sistematis dan kritis.
Peranan Filsafat
Pendobrak: Filsafat mendobrak pintu tradisi yang sakral dan tak bisa diganggu gugat.
Pembebas: Filsafat membebaskan manusia dari cara pikir mitis dan mistis.
Pembimbing: Filsafat membimbing manusia berpikir secara sistematis dan logis.
Kegunaan Filsafat
Bagi ilmu pengetahuan: Filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan (mater scientiarum) telah melahirkan,                                     merawat dan mendewasakan ilmu pengetahuan.
Bagi kehidupan praktis: filsafat membantu manusia memahami apa arti, misalnya, nilai keindahan dalam                                     arsitektur.
3 Jenis Abstraksi
Tahap 1: Fisika (physos, alam)
Tahap 2: Matesis (matematika, pengetahuan, ilmu)
Tahap 3: Teologi (filsafat pertama)
Cabang-Cabang Filsafat
A. Filsafat tentang Pengetahuan
1. Epistomologi : pernyataan-pernyataan tentang kemungkinan pengetahuan, batas-batas pengetahuan, asal                    dan jenis jenis pengetahuan.
2. Logika : menyelidiki kesehatan cara berpikir, aturan-aturan mana yang harus dihormati supaya                           pernyataan-pernyataan sah.
3. Kritik ilmu-ilmu : - ilmu-ilmu formal (matematika dan logika)
                              - ilmu-ilmu empiris formal (ilmu alam dan ilmu hayat)
                              - ilmu-ilmu hermeneutis (sejarah dan ekonomi)
B. Filsafat tentang Keseluruhan Kenyataan
1. Metafisika Umum (Ontologi) : filsafat menyelidiki seluruh kenyataan
2. Metafisika Khusus : dibagi menjadi 3:
- Teologi : teologi metafisik berhubungan erat dengan ontologi dalam teologi metafisik diselidiki apa yang              dapat dikatakan tentang adanya Tuhan, terlepas dari agama dan wahyu.
- Antropologi : cabang filsafat yang berbicara tentang manusia
- Kosmologi : filsafat alam berbicara tentang dunia.
C. Filsafat Tentang Tindakan
1. Etika : filsafat moral adalah cabang filsafat yang berbicara tentang praksis manusiawi atau tentang                    tindakan.
2. Estetika : cabang filsafat yang berbicara tentang keindahan.

SEJARAH FILSAFAT

YUNANI
Asal Usul Kata 'filsafat' dan 'filsuf'
Asal kata ‘filsafat’ dan ‘filsuf’: bhs Yunani ‘philosophia’ dan ‘philosophos’ yang berarti ‘pecinta kebijaksanaan’.
- Menurut tradisi kata itu pertama kali digunakan oleh Pythagoras (abad 6 SM).
- Dialog Plato Phaidros: Orang bijaksana cocok untuk Dewa, sementara untuk manusia lebih cocok ‘pecinta kebijaksanaan’, krn pemilik kebijaksanaan melampaui kemampuan insani.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhhi Lahirnya Filsafat
Tiga faktor mempersiapkan lahirnya filsafat:
1.Keberadaan mitologi: melalui mitos manusia mencari keterangan ttg asal usul alam semesta dan kejadian dunia. Ada mitos kosmogonis (asal usul alam) dan mitos kosmologis (sifat kejadian alam semesta)
2.Kesusastraan Yunani berupa amsal, teka-teki, dongeng digunakan sebagai buku pendidikan rakyat. Rakyat gemar puisi yang punya nilai edukatif.
3.Pengaruh ilmu pengetahuan dari Timur Kuno seperti Mesir dan Babilonia dalam astronomi, geometri.

Peranan 'Logos' Dalam Kelahiran Filsafat
Mitologi Yunani berusaha menjawab persoalan alam semesta.
- Sejak abad 6 SM orang mulai mencari jawaban rasional ttg alam semesta.
- Logos (akal budi, rasio, tuturan, bahasa) mengganti Mythos.
- Kelahiran filsafat merupakan pergumulan panjang antara mythos dan logos.
- Filsafat lahir saat logos mengalahkan mythos. Namun, ‘filsafat’ dimaksud baik filsafat dan ilmu pengetahuan, krn ‘filsafat’ = pandangan rasional ttg segala-galanya.
- Berangsur-angsur ilmu pengetahuan melepaskan diri dari ‘filsafat’, agar memperoleh otonomi.

Kaitan Sifat Bangsa Yunani dengan Kelahiran Filsafat
1. Segi geografis: Daratan Yunani terdiri dari pegunungan gundul, maka mereka berusaha merantau. Perantauan bukanlah daerah jajahan, dan bukan negara persatuan, tapi punya otonomi lengkap.
2. Segi sosial politik: Bgs Yunani selalu merasa diri lain dari bangsa lain/asing (barbaros).
 - Faktor penentu perbedaan bgs Yunani dg bgs lain ialah kemerdekaan, artinya orang Yunani tidak hidup di bawah pemerintahan dg kuasa mutlak.
 - Org Yunani berlainan dengan bgs asing, krn ia hidup dalam polis (= negara kecil, negara kota, rakyat yang hidup di dalamnya).
 - Polis sbg lembaga politik: pusat segala aktivitas ekonomi, sosial, politik, religius, dg ciri sbb: otonomi, swasembada, kemerdekaan politik.
 - Polis sbg latar belakang timbulnya filsafat
3 ciri polis yang menciptakan iklim kelahiran filsafat:
(a)Dlm polis, logos mendapat kedudukan istimewa;
(b)Suasana umum yang terbuka menandai kehidupan sosial di Yunani,
(c)Pengorganisasian polis membuat semua warga sederajat: Tiap warga polis ambil bagian dalam urusan
    negara.
3. Segi kultural: bgs pencipta filsafat dan ilmu pengetahuan, juga menghasilkan kesenian yang mengagumkan.Bahasa Yunani bisa mengungkapkan suatu rationalitas tertentu, cocok mengekspresikan pikiran dengan seksama dan jelas.
Sejarah Filsafat Yunani dan Kelahiran Filsafat
- Pemikiran Yunani merupakan batu bangunan untuk kultur modern. Tdk ada kultur modern tanpa peranan
   ilmu dan tekhnologi.
- Pemikiran ilmiah adalah temuan Yunani.
- Filsafat Yunani kuno punya posisi istimewa karena disitu ditemukan kelahiran filsafat. Belajar filsafat Yunani
  berarti menyaksikan kelahiran filsafat.
- Ilmu sejarah mengalami kesulitan thdp filsafat Yunani kuno, krn kurangnya sumber tertulis pemikiran filsuf.

"SEKIAN"

2 komentar:

  1. foto kalian bagus.. tapi agak nabrak sama fontnya.. materinya lengkap 86 ya

    BalasHapus
  2. Menurut saya sudah bagus. Isinya cukup ringkas namun berbobot. Lebih bagus bila ditambahkan gambar.
    Trims. Terus kembangkan, Xien! :)

    BalasHapus